Kamis, 25 Juli 2019

Mempresentasikan konsep routing

Routing Static
Routing Static adalah jenis routing yang dilakukan admin/pengelola jaringan untuk mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang dituju secara manual. Ciri-ciri routing statis adalah sebagai berikut: jalur spesifik ditentukan oleh admin jaringan. pengisian tabel routing dilakukan secara manual oleh admin jaringan.



routing dynamic
adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan antara router lainnya. Protokol routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isi forwarding table, tergantung keadaan jaringannya. Dengan cara ini, router-router mengetahui keadaan jaringan yang terakhir dan mampu meneruskan data ke arah yang benar. Dengan kata lain, routing dinamik adalah proses pengisian data routing di table routing secara otomatis.






Rabu, 24 Juli 2019

 Pengertian Routing protokol 

Routing protokol  adalah berbeda dengan router protokol. Routing protokol adalah komunikasi antara router. Routing protokol mengijinkan router untuk sharing informasi tentang jaringan dan koneksi antar router. Router menggunakan informasi ini untuk membangun dan memperbaiki tabel routingnya. Ada beberapa dynamic routing untuk IP.
Protokol ini didesain untuk mendistribusikan informasi yang secara dinamis mengikuti perubahan kondisi jaringan. Protokol routing mengatasi situasi routing yang kompleks secara cepat dan akurat. Protokol routing didesain tidak hanya untuk mengubah ke rute backup bila rute utama tidak berhasil, namun juga didesain untuk menentukan rute mana yang terbaik untuk mencapai tujuan tersebut. Pengisian dan pemeliharaan tabel routing tidak dilakukan secara manual oleh admin. Router saling bertukar informasi routing agar dapat mengetahui alamat tujuan dan menerima tabel routing. Pemeliharaan jalur dilakukan oleh Routing Dynamic.

Macam – macam Protokol pada Routing Dinamis


1.    RIP (Routing Information Protocol)
  • Menggunakan algoritma distance vector
  • Routing protokol distance vector
  • Metric berdasarkan hop count untuk pemilihan jalur terbaik
  • Jika hop count lebih dari 15, paket dibuang
  • Update routing dilakukan secara broadcast setiap 30 detik
RIP merupakan routing protokol yang memberikan routing table berdasarkan router yang terhubung langsung, Kemudian router selanjutnya akan memberikan informasi router selanjutnya yang terhubung langsung dengan itu. Adapun informasi yang dipertukarkan oleh RIP yaitu : Host, network, subnet, rute default. RIP terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

a. RIPv1 (RIP versi 1)
  • Hanya mendukung routing classfull
  • Tidak ada info subnet yang dimasukkan dalam perbaikan routing
  • Tidak mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask)
  • Perbaikan routing broadcas
Routing Information protocol versi 1 mempunyai karakteristik:
  1. Distance Vector Routing Protocol.
  2. Menggunakan metric yaitu hop count
  3. Maximum hop count adalah 15. 16 dianggap sebagai unreachable
  4. Mengirimkan update secara periodic setiap 30 sec
  5. Mengirimkan update secara broadcast ke 255.255.255.255
  6. Mendukung 4 path Load Balancing secara default maximumnya adalah 6
  7. Menjalankan auto summary secara default
  8. Paket update RIP yang dikirimkan bejenis UDP dengan nomor port 520
  9. Bisa mengirimkan paket update RIP v.1 dan bisa menerima paket update RIP v.1 dan v.2
  10. Berjenis classful routing protocol sehingga tidak menyertakan subject mask dalam paket update.Akibatnya RIP v.1 11. tidak mendukung VLSM dan CIDR.
  11. Mempunyai AD 120
b. RIPv2 (RIP versi 2)
  • Mendukung routing classfull dan routing classless
  • Info subnet dimasukkan dalam perbaikan routing
  • Mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask)
  • Perbaikan routing multicast
Secara umum RIPv2 tidak jauh berbeda dengan RIPv1. Perbedaan yang ada terlihat pada informasi yang ditukarkan antar router. Pada RIPv2 informasi yang dipertukarkan yaitu terdapat autenfikasi pada RIPv2 ini.

Persamaan RIP v2 dengan RIP  v1 :
  • Distance Vector Routing Protocol
  • Metric berupa hop count
  • Max hop count adalah 15
  • Menggunakan port 520
  • Menjalankan auto summary secara default
Perbedaan RIP v2 dengan RIP v.1 :
  • Bersifat classless routing protocol, artinya menyertakan field SM dalam paket update yang dikirimkan sehingga RIP v.2 mendukung VLSM & CIDR
  • Mengirimkan paket update & menerima paket update versi 2
  • Mengirimkan update ke alamat multicast yaitu 224.0.0.9
  • Auto Summary dapat dimatikan
  • Mendukung fungsi keamanan berupa authenticationyang dapat mencegah routing update dikirim atauditerima dari sumber yang tidak dipercaya

2.    IGRP (Interior Gateway Routing Protocol)
  • Menggunakan algoritma distance vector
  • Protokol routing distance vector
  • Menggunakan composite metric yang terdiri atas bandwidth, load, delay dan reliability
  • Update routing dilakukan secara broadcast setiap 90 detik
Interior Gateway Routing Protocol (IGRP) adalah sebuah routing protocol berpemilik yang dikembangkan pada pertengahan tahun 1980-an oleh Cisco Systems, Inc Cisco tujuan utama dalam menciptakan IGRP adalah untuk menyediakan protokol yang kuat untuk routing dalam sistem otonomi (AS). IGRP memiliki hop maksimum 255, tetapi defaultnya adalah 100. IGRP menggunakan bandwidth dan garis menunda secara default untuk menentukan rute terbaik dalam sebuah internetwork (Composite Metrik).

Pada IGRP ini routing dilakukan secara matematik berdasarkan jarak. Untuk itu pada IGRP ini sudah mempertimbangkan hal berikut sebelum mengambil keputusan jalur mana yang akan ditempuh. Adapun hal yang harus diperhatikan: load, delay, bandwitdh, realibility.


3. OSPF (Open Short Path First)
  • Menggunakan algoritma link-state
  • Protokol routing link-state
  • Merupakan open standard protokol routing yang dijelaskan di RFC 2328
  • Menggunakan algoritma SPF untuk menghitung cost terendah
  • Update routing dilakukan secara floaded saat terjadi perubahan topologi jaringan
OSPF adalah sebuah protocol standar terbuka yang telah dimplementasikan oleh sejumlah vendor jaringan.  Jika Anda memiliki banyak  router, dan tidak semuanya adalah cisco, maka Anda tidak dapat menggunakan EIGRP, jadi pilihan Anda tinggal RIP v1, RIP v2, atau OSPF. Jika itu adalah jaringan besar, maka pilihan Anda satu-satunya hanya OSPF atau sesuatu yang disebut route redistribution – sebuah layanan penerjemah antar – routing protocol.

OSPF bekerja dengan sebuah algoritma yang disebut algoritma Dijkstra. Pertama sebuah pohon jalur terpendek (shortest path tree) akan dibangun, dan kemudian routing table akan diisi dengan jalur-jalur terbaik yang dihasilkan dari pohon tersebut. OSPF hanya mendukung routing IP saja.


4. EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol)
  • Menggunakan algoritma advanced distance vector
  • Menggunakan protokol routing enhanced distance vector
  • Menggunakan cost load balancing yang tidak sama
  • Menggunakan algoritma kombinasi antara distance vector dan link-state
  • Menggunakan Diffusing Update Algorithm (DUAL) untuk menghitung jalur terpendek
Distance vector protocol merawat satu set metric yang kompleks untuk jarak tempuh ke jaringan lainnya. EIGRP menggabungkan juga konsep link state protocol. Broadcast-broadcast di-update setiap 90 detik ke semua EIGRP router berdekatan. Setiap update hanya memasukkan perubahan jaringan. EIGRP sangat cocok untuk jaringan besar.
Pada EIGRP ini terdapat dua tipe routing protokol yaitu dengan distance vektor dan dengan Link state. IGRP dan EIGRP sama-sama sudah mempertimbangkan masalah bandwitdh yang ada dan delay yang terjadi.


5. BGP (Border Gateway Protocol)
  • Menggunakan algoritma distance vector
  • Menggunakan routing protokol distance vector
  • Digunakan antara ISP dengan ISP dan client-client
  • Digunakan untuk merutekan trafik internet antar autonomous system
BGP merupakan salah satu jenis routing protocol yang ada di dunia komunikasi data. Sebagai sebuah routing protocol, BGP memiliki kemampuan melakukan pengumpulan rute, pertukaran rute dan menentukan rute terbaik menuju ke sebuah lokasi dalam jaringan. Routing protocol juga pasti dilengkapi dengan algoritma yang pintar dalam mencari jalan terbaik. Namun yang membedakan BGP dengan routing protocol lain seperti misalnya OSPF dan IS-IS ialah, BGP termasuk dalam kategori routing protocol jenis Exterior Gateway Protocol (EGP). BGP merupakan distance vector exterior gateway protocol yang bekerja secara cerdas untuk merawat path-path ke jaringan lainnya. Update – update dikirim melalui koneksi TCP.

Penjelasan Konsep Dasar Routing dan Konfigurasi Routing Static Perangkat Cisco

IP Routing adalah perpindahan paket dari sebuah network ke network yang lainnya dan dilakukan oleh perangkat Layer 3. Perangkat layer 3 disini adalah router, atau switch dengan kemampuan layer 3 (Multilayer Switch - MLS).

Jika berbicara tentang layer 3, anggap saja itu mengacu kepada router. Dengan kata lain, perangkat jaringan komputer akan meminta bantuan router untuk mengirimkan paket ke jaringan yang lainnya.

Jika alamat tujuan paket tersebut terhubung langsung (directly connected) dengan router, maka paket bisa langsung dikirim. Jika tidak, kita harus mengkonfigurasi routing agar alamat-alamat tersebut dapat terdaftar di tabel routing.

Seperti itu singkatnya tentang konsep dasar routing, sedangkan konfigurasi routing bisa dilakukan dengan menggunakan routing protocol static atau dynamic. Oh iya, kita perlu paham perbedaan antara routing protocol dengan routed protocol.
  • Routing protocol adalah sebuah protocol yang bertugas untuk menentukan jalur terbaik mencapai alamat tujuan, contoh yang sering dipakai adalah Static Route, EIGRP, RIP, OSPF.
  • Sedangkan routed protocol adalah sebuah protocol yang mendefinisikan paket yang nantinya bisa di routing oleh routing protocol diatas. Secara de facto, routed protocol ini adalah IP.

Konsep Dasar IP Routing

Saya asumsikan kamu sudah memahami tentang: IP Address, dan subnetting. Karena jika tidak, mustahil kamu dapat memahami konsep dasar routing. Paling tidak kamu paham ketika saya menuliskan 192.168.10.0/24, 255.255.255.252, 172.16.20.13, dan seterusnya.

Sehingga.. jika sudah paham subnetting. Kita akan mudah memahami term seperti: Default gateway, sebuah gerbang yang berfungsi sebagai alamat transit, bertugas untuk mengirimkan packet ke tujuan, atau mengirimkannya ke transit-transit yang lain.

Baiklah, berikut topologi yang akan kita gunakan.
Understanding the Basic Concept of IP Routing
Saya sarankan untuk menghafal bentuk topologi berikut agar kamu mudah memahami penjelasannya.
Anggaplah semua konfigurasi sudah benar dan setiap perangkat dapat saling komunikasi (ping).
Kita akan mencoba ping melalui PC-A (172.16.20.10) ke PC-B (192.168.10.20).

Step 1 : Dimulai Dari Pengirimakan Packet

Ingat, apapun yang saya jelaskan disini semuanya berdasarkan kaidah OSI layer dan TCP/IP. 
Jika belum paham silakan baca tulisan saya tentang ini dulu. Pertama, packet akan dibangun (IP packet), yang didalamnya minimal ada source address dan destination address.

Karena ini ping, maka protocol field nya akan berisi ICMP. ICMP ini berisi data field, yaitu request dan reply. Detailnya kamu bisa simulasikan menggunakan wireshark.
IP Routing Process - Build a frame
Step 1: Build a frame
Kemudian.. PC-A akan melakukan komparasi, apakah destination address tersebut berada di local subnet, atau remote subnet. Dalam hal ini, 192.168.10.20 berada di remote subnet. Sehingga PC-A perlu mengirimkan paket tersebut ke gateway.

Bagaimanapun, agar frame dapat dibangun, PC-A membutuhkan alamat mac address dari default gateway. Maka untuk mendapatkan alamat mac address tersebut, sebelum mengirim IP packet, PC-A mengirimkan ARP Request terlebih dahulu.

Lihat di topologi terdapat switch yang akan membroadcast packet ARP. Jika kamu belum paham kenapa switch membroadcast pesan ini, silakan baca tulisan saya tentang ethernet networking.

R1 yang merasa IP tersebut miliknya akan membalas dengan mengirim ARP reply. Setelah itu mac address gateway akan di simpan dalam tabel PC-A, kemudian paket akan dikirim berdasarkan data frame diatas.

Destination IP address tidak berubah, melainkan tetap IP milik PC-B. Destination address di IP header tidak akan berubah, berbeda dengan frame. Destination mac address tidak akan pernah diisi dengan alamat mac address perangkat yang berada pada remote network, harus terkoneksi secara langsung dengan pengirimnya.

Step 2: Router Memeriksa Tabel Routingnya Untuk Memproses Pengiriman Packet

Are you following me so far?

Jadi.. semua transmisi data itu dikirim melalui media, entah itu wireless, wired, terserah, yang jelas harus melalui media alias layer physical. Jadi, sebelum semuanya menjadi nilai-nilai bit di layer fisik, semuanya melewati proses enkapsulasi dan de-enkapsulasi.PC-A telah mengenkapsulasi data-data tadi dan mengirimnya ke gateway (R1).
Look up the IP header and encapsulating
Step 2: Router Mendeenkapsulasi Frame Untuk Menghasilkan Packet dan Membandingkannya Dengan Tabel Routing
Setelah packet sampai ke R1, maka dia perlu membongkar (de-enkapsulasi) bungkusan packet tersebut, dan melihat alamat tujuan paket tersebut. PC-B (192.168.10.20) terdaftar di routing table R1 dan route nya melalui 10.10.10.2 (R2).

Maka setelah packet dibongkar, R1 membungkusnya kembali dan mengganti header di frame. 
Disini tidak lagi membutuhkan destination mac address, karena di topologi saya menggunakan kabel serial. Network Interface Card serial tidak memiliki mac address. Instead it's using wan encapsulation dalam hal ini HDLC. (Engga saya jelasin).

Intinya disini adalah data diterima dari PC-A berbentuk bits, lalu deenkapsulasi data tersebut menjadi frame. Di dalam frame tersebut ada informasi packet, di dalam packet tersebut ada informasi alamat tujuan packet dan protocol (dalam hal ini ICMP), yang mana berisi nilai TTL (time to live).

Jika TTL ini bernilai nol, maka packet akan di drop. Anggap saja TTL masih belum nol, R1 mengurangi nilai TTL tersebut (kurang -1). Dan membungkusnya kembali menjadi frame --> bit --> kemudian dikirimkan ke route sesuai di tabel routing.

Step 3: Penerima Membalas Packet yang Dikirimkan

Ketika R2 menerima packet dari R1. Proses masih mirip seperti sebelumnya, R2 akan menginterogasi isi packet header, dan mengurangi nilai TTL. Kemudian melihat destination address di routing table.

R2 memiliki route menuju ke destination address, yakni directly connected ke interface nya (asumsikan ethernet0/0). Karena R2 perlu mengganti alamat destination (mac address) di frame, maka R2 mengirimkan ARP request (baca step 1). PC-B membalas pesan ARP tersebut dan packet dikirimkan.

Sampai disini, packet berhasil dikirim. Tapi sebenarnya belum selesai disitu. Ping atau ICMP membutuhkan reply (echo reply), sehingga PC-B harus membalas packet tersebut. Hal ini berhasil jika, kita mengkonfigurasi default gateway dengan benar di PC-B.

Karena disini PC-B akan mengganti isi packet, dan mengubah ip address tujuan menjadi IP PC-A. Ingat step 1. Jika destination address berada di remote subnet, maka packet perlu dikirimkan ke gateway. Begitu juga setelah packet sampai di R2, dia harus memiliki route menuju PC-A.

Konfigurasi Dasar Routing

Setelah memahami konsep dasar routing dan proses IP routing, sekarang kita akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasi IP routing. Jika destination address dari packet tersebut terhubung langsung ke router, packet bisa langsung dikirim.

Jika tidak, kita perlu mengkonfigurasinya. Dengan kata lain, kita harus memberitahu router kemana packet tersebut akan diteruskan. Topologinya sama, hanya saya tambahkan 2 buah VPCS yang terhubung ke masing-masing router.
Simple Basic IP Routing Topologi
Topologi
Perangkat yang saya gunakan:
  • Client: Linux Microcode - 1 ethernet interface
    Kamu bisa menggantinya dengan client apapun, yang lebih ringan gunakan VPCS di GNS3.
    Jika menggunakan packet tracer, ga pelu nyari lagi. Udah ada laptop atau PC, tinggal pilih yang paling nyaman.
  • Switch: Ethernet Switch - Bawaan GNS3
    Di packet tracer kamu bisa menggunakan switch 2960.
    Jika menggunakan GNS3, bisa ganti dengan switch yang lain, namun sebenarnya tidak perlu. Karena kita tidak butuh konfigurasi apa-apa di switch ini.
  • Router: IOU - 4 serial interfaces + 4 ethernet interfaces
    Kamu bisa menggunakan IOS router biasa seperti 2691, 3725, 7200 dll.
    Saya pilih IOU karena paling ringan.

Konfigurasi di Client PC

Kita mulai dari topologi sebelah kiri. Pertama kita akan konfigurasi IP address di PC-A dan VPCS.
Pastikan kamu sudah paham fungsi gateway. Jika kita tidak mengkonfigurasi gateway di client ini, mereka tetap bisa saling berkomunikasi, karena masih dalam subnet yang sama.

Oleh karena itu, jika ingin berkomunikasi ke beda subnet seperti network 10.10.10.0/30 dan 192.168.10.0/25, kita harus mengkonfigurasi alamat gateway, gunakan IP ethernet 0/0 pada R1 sebagai alamat gateway di PC-A dan PC-1.

Konfigurasi di Client Microcore Linux

PC-A
pc-a@linux:~$ sudo ifconfig eth0 172.16.20.10 netmask 255.255.255.0
pc-a@linux:~$ sudo route add default gw 172.16.20.254
Verifikasi IP address dengan command:
pc-a@linux:~$ ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:81:68:C3:07:00  
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:81 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000 
RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:27702 (27.0 KiB)

lo        Link encap:Local Loopback  
inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
UP LOOPBACK RUNNING  MTU:65536  Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0 
RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:0 (0.0 B)
Verifikasi konfigurasi gateway dengan command:
pc-a@linux:~$ route -n
Kernel IP routing table
Destination     Gateway         Genmask         Flags Metric Ref    Use Iface
0.0.0.0         172.16.20.254   0.0.0.0         UG    0      0        0 eth0
127.0.0.1       0.0.0.0         255.255.255.255 UH    0      0        0 lo
172.16.20.0     0.0.0.0         255.255.255.0   U     0      0        0 eth0
Jika melakukan kesalahan konfigurasi IP Address, kamu dapat mengkonfigurasi ulang ip addressnya.
Namun jika gateway, hapus terlebih dahulu konfigurasi gateway yang lama dengan perintah:
pc-a@linux:~$ sudo route del default gw <alamat-gateway>
Lalu verifikasi lagi dengan $ route -n
Lakukan dan sesuaikan konfigurasi di PC-B.

Konfigurasi di Client VPCS

PC-1
pc-1> ip 172.16.20.20/24 172.16.20.254
Checking for duplicate address...
PC1 : 172.16.20.20 255.255.255.0 gateway 172.16.20.254
Verifikasi dengan:
pc-1> show ip
NAME        : pc-1[1]
IP/MASK     : 172.16.20.20/24
GATEWAY     : 172.16.20.254
DNS         : 
MAC         : 00:50:79:66:68:00
LPORT       : 10018
RHOST:PORT  : 127.0.0.1:10019
MTU:        : 1500
Lakukan dan sesuaikan konfigurasi di PC-2.
Selesai.
Selanjutnya kita akan konfigurasi R1 dan R2.

Konfigurasi Dasar Routing

Disini kita akan menggunakan static routing. Seperti yang telah saya jelaskan, routing dapat dilakukan dengan routing protocol dynamic atau static. Berikut konfigurasi di R1. Pertama, konfigurasi IP address di masing-masing interface ethernet dan serial.

Konfigurasi IP address di router Cisco

R1>en
R1#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
R1(config)#int e0/0
R1(config-if)#ip add 172.16.20.254 255.255.255.0
R1(config-if)#no sh
R1(config-if)#
*Aug 17 05:23:14.849: %LINK-3-UPDOWN: Interface Ethernet0/0, changed state to up
*Aug 17 05:23:15.850: %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Ethernet0/0, changed state to up
R1(config-if)#int serial 1/0
R1(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.252
R1(config-if)#no sh
R1(config-if)#
*Aug 17 05:23:32.191: %LINK-3-UPDOWN: Interface Serial1/0, changed state to up
*Aug 17 05:23:33.195: %LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial1/0, changed state to up
Verifikasi dengan:
R1(config-if)#end
R1#show ip int br
Interface                  IP-Address      OK? Method Status                Protocol
Ethernet0/0                172.16.20.254   YES NVRAM  up                    up      
Ethernet0/1                unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Ethernet0/2                unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Ethernet0/3                unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Serial1/0                  10.10.10.1      YES manual up                    up      
Serial1/1                  unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Serial1/2                  unassigned      YES NVRAM  administratively down down    
Serial1/3                  unassigned      YES NVRAM  administratively down down

Konfigurasi Routing Static di router Cisco

Selanjutnya adalah konfigurasi routing. Kita gunakan routing static seperti berikut:
R1(config)#ip route <destination-address> <subnet-mask> <next-hop ip address>
R1(config)#ip route 192.168.10.0 255.255.255.128 10.10.10.2
atau
R1(config)#ip route <destionation-address> <subnet-mask> <exit-interface>
R1(config)#ip route 192.168.10.0 255.255.255.128 serial 1/0
Basic Configuration Static Route
Static Routing Configuration
Dengan kata lain, kita memberi instruksi kepada router:
"Hey router, kalo ente nerima packet dengan tujuan 192.168.10.0/25, tolong forward packet itu ke IP si R2, atau forward paket itu ke serial1/0 ente.".

Jadi yang perlu diingat ketika konfigurasi static routing adalah: alamat network mana yang ingin dituju, dan rute mana yang akan ditempuh untuk menuju destination network tersebut. Sekali lagi, ingat saja network tujuannya, dan mau kemana rute nya diarahkan.

Setelah konfigurasi, router pun menambahkan alamat tersebut ke routing table nya.
Verifikasi dengan:
R1#show ip route
<output cut>
10.0.0.0/8 is variably subnetted, 2 subnets, 2 masks
C        10.10.10.0/24 is directly connected, Serial1/0
L        10.10.10.1/32 is directly connected, Serial1/0
172.16.0.0/16 is variably subnetted, 2 subnets, 2 masks
C        172.16.20.0/24 is directly connected, Ethernet0/0
L        172.16.20.254/32 is directly connected, Ethernet0/0
192.168.10.0/25 is subnetted, 1 subnets
S        192.168.10.0 [1/0] via 10.10.10.2

Perhatikan baris akhir dengan flag "S" , artinya baris route tersebut menggunakan protocol routing static, dan route addressnya mengarah ke 10.10.10.2. Jika konfigurasi kita lakukan dengan exit interface, maka akan tertera interface keluaran dari route tersebut.

Terahir, lakukan dan sesuaikan konfigurasi di R2.

Sedikit tentang ARP di tulisan ini

Mungkin kamu mengikuti artikel ini beserta analisanya menggunakan wireshark atau simulation mode di packet tracer. Pada step 1 proses routing diatas, mac address dari pesan ARP reply akan disimpan di PC atau Router.

Cara melihatnya adalah dengan:
- Client microcore: $ arp -a
- Cisco router: # show arp

Tentu saja jika ingin mengulang analisa ARP, terlebih dahulu kamu harus menghapusnya dari tabel arp masing-masing perangkat.

Menghapus list mac address di ARP table Linux

pc-a@linux:~$ arp -a
? (172.16.20.254) at aa:bb:cc:00:01:00 [ether]  on eth0
pc-a@linux:~$ sudo arp -d 172.16.20.254
pc-a@linux:~$ arp -a
? (172.16.20.254) at   on eth0
Perintah diatas untuk menghapus particular entry dari ARP table. 
Jika ingin menghapus semuanya, gunakan perintah:
pc-a@linux:~$ sudo ip -s -s neigh flush all
172.16.20.254 dev eth0 lladdr aa:bb:cc:00:01:00 ref 1 used 13/13/13 probes 4 REACHABLE

*** Round 1, deleting 1 entries ***
*** Flush is complete after 1 round ***

Menghapus list mac address di ARP table Cisco router

R1#show arp 
Protocol  Address          Age (min)  Hardware Addr   Type   Interface
Internet  172.16.20.10            0   0081.68f8.9400  ARPA   Ethernet0/0
Internet  172.16.20.254           -   aabb.cc00.0100  ARPA   Ethernet0/0
Sebelum dihapus, saya ingin menjelaskan output tersebut.

Baris pertama adalah mac address milik PC-A yang sudah cached. Sedangkan baris kedua, perhatikan tanda [-], itu artinya interface e0/0 tersebut terhubung ke broadcast device, atau dengan kata lain switch, sehingga outputnya seperti itu.

Menghapusnya cukup dengan menggunakan perintah:
- Keseluruhan: 
R1#clear arp
- Particular IP: 
R1#clear ip arp 172.16.20.10

Dah, sampai disitu dulu bahasan kita tentang konsep dasar routing. Selanjutnya kita akan membahas tentang Routing Protocol, Distance Vector Issue dan perbedaannya dengan Link State, Route Selection, dan lainnya secara lebih mendalam.

#Challenge! Konfigurasi Static Routing

Challenge Lab - IP routing basic
Challenge! Static Routing Configuration
Konfigurasi lab berikut sesuai skenario yang ditentukan.

Server di topologi sebenarnya hanya Microcore Linux yang saya ganti simbolnya. Kamu bisa menggunakan perangkat apapun yang bersesuaian. Jika ada yang ingin didiskusikan, jangan sungkan mengisi kolom komentar dibawah ini. 

Semoga bermanfaat ^ ^

Referensi

• Todd Lammle - CCNA Routing Switching Complete Study Guide 2nd Version
• Wendell Odom - CCENT/CCNA ICND1 100-105 Official Certification Guide
• Kevin Wallace - CCNP Routing and Switching Route 300-101 Official Cert Guide

Kamis, 17 Januari 2019

UH 1

ULANGAN HARIAN 1 SEMESTER GENAP
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
TAHUN PELAJARAN 2018/2019

1. Berikut ini adalah sebagian langkah-langkah instalasi windows 7.1: 

1. …
2. Menentukan bahasa instalasi
3. Menyetujui software licences terms
4. ….
5. Melakukan partisi harddisk
6. Mengisi username dan nama komputer
7. Mengisi password 8. ….
9. Memilih pengaturan waktu (time) dan tanggal (date)

Pilih yang paling benar untuk mengisi langkah-langkah yang masih kosong berturut-turut adalah….

A. Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan format partisi
B. Menentukan boot sequence, Memilih jenis keyboard, dan format partisi
C. Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan mengisi password
D. Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan Mengisi product key
E. Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan memiliih regional setting
Jawaban ; E. Menentukan boot sequence, Memilih tipe instalasi, dan memiliih regional setting
Alasannya: Regional setting adalah pengaturan atau setting pada komputer mengenai tanda atau lambang dari suatu Negara tertentu. Karena negara-negara di dunia ini cukup banyak memiliki perbedaan-perbedaan, maka program-program yang dibuat Microsoft memberikan fasilitas untuk pengaturan yang disesuaikan dengan kebutuhan Negara yang bersangkutan.
https://ayutuwidyalestari.wordpress.com/2011/11/24/regional-settings/

2. Badi baru saja memasang CD-RW. Sebelumnya, PC baik-baik saja tanpa ada masalah akan tetapi setelah dipasang CD-RW menjadi tidak berfungsi. Yang pertama kali perlu dicek  terhadap permasalahan ini adalah ….
A. BIOS
B. Seting jumper
C. File config.sys
D. Device manager
E. Driver CD-RW
Jawaban ; A. BIOS
Alasannya: karena BIOS  merupakan suatu software yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer anda sehingga bisa berfungsi secara normal.
http://kumpulanmateripenting.blogspot.com/2013/04/pengertian-bios-dan-fungsinya.html

3. Jenis metode instalasi pada semua system operasi antara lain:

1. Instalasi baru (clean install)
2. Upgrade
3. Multiboot
4. Virtualisasi

Pak Budi baru saja membeli PC yang belum ada system operasinya dan ingin dipasang tiga system operasi yakni Windows 8.1, Ubuntu, dan Windows 10 yang ketiganya dapat berjalan secara bersamaan, maka metode instalasi system operasi yang dipilih adalah …
A. Virtualisasi
B. Multiboot
C. Clean Install
D. Upgrade
E. Clean Install dan multiboot
Jawaban ;B. Multiboot
Alasannya: Multiboot adalah suatu kondisi dimana dalam satu buah komputer memiliki lebih dari satu sistem operasi
http://nabilarahmarisinia16.blogspot.com/2015/11/instalasi-sistem-operasi-multiboot.html

4. Salah satu proses yang dilakukan komputer saat booting adalah pengecekan perangkat keras. Jika personal computer dapat dinyalakan namun tampilan pada layar kososng, maka hal berikut yang dapat dilewati dalam pencarian kesalahan adalah….
A. Kualitas pemasangan memori utama
B. Kualitas memori utama
C. Kondisi kabel penghubung grafis
D. RPM kipas pendingin
E. Kondisi layar monitor
Jawaban ;D. RPM kipas pendingin
Alasannya: karena RPM kipas pendingin berfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan panas dari sebuah komputer. https://id.wikipedia.org/wiki/Pendinginan_komputer

5. CMOS merupakan salah satu perangkat penting di dalam komputer. Perangkat ini dapat menyimpan konfigurasi komputer. Ketika konfigurasi CMOS/BIOS hilang maka posisi jumper harus diperiksa kembali. Manakah posisi jumper berikut ini yang harus diterapkan agar dapat menyimpan konfigurasi CMOS/BIOS?
A. Posisi 2 dan 3
B. Posisi 1 dan 3
C. Posisi 1 dan 2
D. Posisi 2 dan 3
E. Posisi 1, 2 dan 3
Jawaban ;C. Posisi 1 dan 2
Alasannya: Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS
http://win7maniac.blogspot.com/2013/01/jumper-untuk-clear-cmos.html

6. Untuk menjaga performa suatu operasional PC, mekanisme perawatan berkala harus dilakukan. Perawatan dapat mendeteksi kerusakan media penyimpanan sekunder serta mengurangi tingkat kesalahan konfigurasi system. Agar kedua hal ini dapat tercapai, maka manakah dari hal-hal berikut yang harus dilakukan?
A. Disk Checkup dan System Optimization.
B. Disk Checkup dan System Optimization.
C. System Backup dan System Optimization.
D. System Optimization dan System Backup.
E. Disk Checkup dan System Upgrade.
Jawaban ;B. Disk Checkup dan System Optimization.
Alasannya: Defragmenter mempunyai fungsi untuk menjaga kestabilan PC dan keadaan hardisk kerana defragmenter mampu mengelakkan / men fix kan boot sector dalam hardisk ataupun error program, jadi windows yang kita pakai sekarang ini sangat baik terhadap penggunanya dengan tools-tools yg berguna dalam menjaga hardware.
http://www.lsp-telematika.or.id/blog/halaman/post/pengertian-dan-fungsi-disk-defragmenter.html

7. Proses instalasi Linux Debian juga dapat dilakukan melalui mode teks, yakni Expert Install. Untuk menyelesaikan proses instalasi ini, terdapat beberapa potong langkah yang harus dilalui, yakni…
1. Mengatur konfigurasi GRUB
2. Memilih komponen yang ingiin dipasang dari CD instalasi
3. Mendeteksi dan melakukan mount CD ROM
4. Melakukan konfigurasi mirror
5. Memasang system dasar
6. Mengatur tabel partisi
7. Melakukan pengaturan kartu jaringan
Urutan yang benar agar proses pemasangan Debian dapat berlangsung dengan sukses adalah ….
A. 3, 2, 7, 4, 6, 5, 1
B. 3, 7, 4, 6, 2, 5, 1
C. 2, 7, 4, 6, 3, 5, 1
D. 3, 7, 4, 6, 2, 1, 5
E. 2, 3, 7, 4, 6, 1, 5
Jawaban ;B. 3, 7, 4, 6, 2, 5, 1
Alasannya: 3, 7, 4, 6, 2, 5, 1 https://books.google.co.id

8. Salah satu tahapan instalasi aplikasi adalah menentukan lokasi dimana aplikasi tersebut diletakan. Pak Budi, sebagai teknisi diminta oleh divisi keuangan untuk memasang (install) aplikasi Ms. Office 64 bit,
Google Chrome 64 bit dan Avast antivirus Free Edition 32 bit pada system operasi windows 8.1 64 bit. Selama proses instalasi, Pak Budi tidak menentukan lokasi dimana aplikasi tersebut diletakan. Lokasi ketiga aplikasi berturut-turut adalah….
A. C:\Program files, C:\Program Files (x86), dan C:\Program Files (x86)
B. C:\Program files (x86), C:\Program Files (x86), dan C:\Program Files (x86)
C. C:\Program files (x86), C:\Program Files, dan C:\Program Files (x86)
D. C:\Program files, C:\Program Files, dan C:\Program Files
E. C:\Program files, C:\Program Files, dan C:\Program Files (x86)
Jawaban ;E. C:\Program files, C:\Program Files, dan C:\Program Files (x86)
Alasannya: Pada Os 64 bit, aplikasi 64 bit akan di tempatkan di C:\ program files, sedangkan aplikasi 32 bit akan di tempatkan C:\program files (x86) https://books.google.co.id

9. MAC (Media Access Control) adalah alamat fisik suatu network card yang diberikan oleh pabrik, bersifat unik dan berfungsi sebagai identitas perangkat tersebut. Jenis security pada jaringan nirkabel yang memanfaatkan fitur AP (Access Point) dengan cara memblokir komputer berdasarkan media access control adalah ….
A. MAC Security
B. MAC Access Security
C. MAC Blockir
D. MAC Filtering
E. MAC AP Security
Jawaban ;D. MAC Filtering
Alasannya: MAC filtering adalah suatu utility pada access point untuk melakukan filter pada MAC address tertentu dan membuat aturan apakah suatu MAC address dapat mengakses jaringan wireless atau tidak. http://yadicucuklauk.blogspot.com/2012/03/wireless-security-access-point-tp-link.html

10. Anton sebagai teknisi jaringan hendak memantau sebuah PC yang koneksinya sering terputus, untuk itu Anton melakukan pengecekan koneksi dengan mengirim echo request sebanyak 10 kali. Perintah yang paling cocok adalah …
A. ping 10
B. ping -t
C. ping –n 10
D. ping – x 10
E. ping –x
Jawaban ;C. ping –n 10
Alasannya: adalah kita akan melakukan tes koneksi sebanyak 10x
https://irm89.wordpress.com/2012/05/28/kegunaan-ping-pada-windows/

11. Berdasarkan fungsinya, system operasi dapat dibedakan menjadi system operasi standalone dan jaringan. Diketahui fitur system operasi sebagai berikut:
1. Bersifat open source
2. Merupakan turunan dari distribusi Debian
3. Menggunakan paket manajemen apt
4. Dapat berfungsi sebagai server dan desktop
5. Menggunakan unity sebagai desktop environment
6. Instalasi berbasis GUI
Berdasarkan fitur-fitur di atas, s yang paling benar adalah ….
A. Linux Fedora
B. Linux Ubuntu server
C. Linux Ubuntu desktop
D. Linux Mint
E. Linux Slackware
Jawaban ;A. Linux Fedora
Alasannya: adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat.
https://id.wikipedia.org/wiki/Fedora

12. Sebuah komputer terhubung dengan internet melalui modem ADSL via kabel UTP. Komputer tersebut dapat browsing menggunakan alamat IP namun tidak dapat terkoneksi jika menggunakan alamat domain. Pilih penyebab yang paling tepat adalah ….
A. IP DNS belum dikonfigurasi
B. IP Address belum disetting
C. Gateway belum disetting
D. Modem Rusak
E. Ada masalah di browser
Jawaban ;A. IP DNS belum dikonfigurasi
Alasannya: DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
https://ulilazmi12.wordpress.com/2013/09/03/kesalahan-setting-ip-addres/

13. Fungsi menu BIOS Halt On adalah….
A. Mengaktifkan tombol numlock pada saat komputer boot
B. Meningkatkan performa system
C. Menentukan urutan proses booting
D. Menentukan waktu komputer berhenti bekerja
E. Menentukan komponen-komponen komputer pada saat melakukan cold boot
Jawaban ;D. Menentukan waktu komputer berhenti bekerja
Alasannya: penetuan waktu komputer berhenti bekerja (halt), akan memudahkan untuk penundaan waktu sementara saat pengaturan sistem sedang eror.
http://ulasan.id/2018/03/fungsi-menu-bios-halt-on/

14. Komunikasi secara daring (online) terutama melalui media sosial memerlukan aturan-aturan (netiket) untuk mencegah penyalahgunaan media sosial. Hal yang termasuk bersesuaian dengan netiket adalah….
A. Apapun informasi yang diterima secepatnya dibagi
B. Mengirim email ke rekan diskusi sebelum berdiskusi di media social
C. Melakukan negosiasi ketika berdiskusi
D. Memastikan bahwa berita yang dibagi merupakan berita yang sahih
E. Berterima kasih kepada rekan diskusi
Jawaban ;D. Memastikan bahwa berita yang dibagi merupakan berita yang sahih.
Alasannya: Memastikan bahwa berita yang dibagi merupakan berita yang sahih
Alasannya:Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
http://etikaprofesi-tik32.blogspot.com/2013/05/netiket-atau-nettiquette.html

15. Untuk mengubah urutan-urutan booting sebelum melakukan instalasi system operasi, kita harus melakukan setting pada….
A. BIOS
B. Desktop
C. Kernel
D. IP address
E. TCP/IP
Jawaban ;A. BIOS
Alasannya: karena BIOS  merupakan suatu software yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer anda sehingga bisa berfungsi secara normal.
http://kumpulanmateripenting.blogspot.com/2013/04/pengertian-bios-dan-fungsinya.html

16. Pada tahap aktivasiKernal/HAL system operasi, tugas yang dijalankan adalah mengaktifkan Kernel dan Hardware Abstraction Layer (HAL). Kegagalan dalam tahap ini biasanya ditandai dengan blue screen. Booting dihentikan dengan “Blue Screen of Death”. Solusi dari permasalahan ini adalah….
A. Memformat ulang instalasi system operasi
B. PC kemungkinan menjadi korban dari Trojan. Masuk ke dalam safe mode dan coba delete malware
C. Prosessor bermasalah, ganti prosessor
D. Manajemen memori bermasalah, bersihkan slot memori
E. Instalasi fisik hard disk, setting device, priorotas boot pasa CMOS setup bermasalah
Jawaban ; A. Memformat ulang instalasi system operasi
Alasannya: untuk mengatasi blue screen yang pertama coba lakukan restart, jika masih terjadi blue screen coba lakukan system restore, repair system, update driver, jika masih lakukan install ulang sistem operasi.
https://winpoin.com/cara-mengatasi-blue-screen-dan-penyebab-blue-screen-pada-windows/

17. Proses POST ketika booting berlangsung, bertujuan untuk…
A. Memanggil system operasi dari harddisk untuk dipindahkan ke RAM
B. Memerintahkan dan memberitahukan brainware untuk menunggu
C. Memeriksa dan melakukan tes kesiapan internal system komputer
D. Mengumpulkan dan memeriksa sinyal-sinyal listrik agar siap diproses
E. Mengisi chip ROM dengan BIOS
Jawaban ;C. Memeriksa dan melakukan tes kesiapan internal system komputer
Alasannya: Memeriksa dan melakukan tes kesiapan internal system komputer  Alasannya:Karena POST (power-on-self test) memeriksa atau mengecek semua hardware yang ada. Kegiatan ini bisa dilakukan, jika setting BIOS benar.
https://tukshareaja.wordpress.com/2010/08/21/apa-itu-post-power-on-self-test/

18. Lapisan pada model OSI ini menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna, layer ini bertanggung jawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail dan service lain yang berjalan di jaringan. Lapisan tersebut adalah….
A. Infrastructure
B. Transport
C. Application
D. Session
E. Data Link
Jawaban ;D. Session
Alasannya: Lapisan sesi atau Session layer adalah lapisan kelima dari bawah dalam model referensi jaringan OSI, yang mengizinkan sesi koneksi antara node dalam sebuah jaringan dibuat atau dihancurkan. https://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_sesi

19. Tag HTML untuk mengambil input dari pengguna adalah….
A. <a href=”input.html”>password</a>
B. <h1 form=”input data”>password</h1>
C. <form>Password Anda : <input type=”password” name=”password”></form>
D. <form>Password Anda : <type=”password” input=”password”></form>
E. <form>Password Anda : <input type=”/password” input=”password”></form>
Jawaban ;C. <form>Password Anda : <input type=”password” name=”password”></form>
Alasannya:

20. Berikut ini merupakan langkah yang dilakukan untuk merawat server yang menggunakan  system operasi berbasis GUI, kecuali….
A. Melakukakan Clean up untuk menghapus file-file yang tidak terlalu penting
B. Melakukan Scan Disk untuk memeriksa keadaan harddisk dari kerusakan fisik dan fragmen yang keliru
C. Melakukan Defragment untuk menata kembali letak file-file pada sector-sector harddisk
D. Memasang antivirus yang handal (dapat menanggulangi serangan virus dari banyak sumber)
E. Melakukan upgrade memori
Jawaban ;E. Melakukan upgrade memori.
Alasannya: Upgrade RAM adalah penambahan memory RAM yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja laptop. http://informasielektro.blogspot.com/2013/08/cara-upgrade-ram.html

21. Jika sebuah perusahaan ingin mengirim data dengan bandwidth mencapai 900 Mbps, maka jenis UTP kabel yang efisien digunakan untuk kebutuhan jaringan perusahaan tersebut adalah….
A. Cat6
B. Cat5e
C. Cat7
D. Cat6a
E. Cat5
Jawaban ;A. Cat6
Alasannya: karakter Cat6:Bandwith rata-rata yang dihasilkan bisa mencapai 1000Mbps dan Lan.kata kunci dari soal adalah kata "perusahaan". sebuah perusahaan membutuhkan bandwith yang besar dan biasanya menggunakan jaringan LAN dalam operasional kerjanya. sumber:https://brainly.co.id/tugas/10307607


22. Perintah berikut berfungsi untuk manajemen quota penyimpanan. Berapakah nilai soft dan hard limit yang diijinkan untuk instruksi quotatool –u skx –bq 200MB -1 ‘250MB’ /home?
A. Soft = 250 MB, hard = 20MB
B. Soft = 200 GB, hard = 20GB
C. Soft = 200 MB, hard = 250MB
D. Soft dan hard berbagi limit 200MB
E. Limit 250MB diberikan hanya untuk direktori /home
Jawaban ;C. Soft = 200 MB, hard = 250MB
Alasannya:

23. File yang berisi konfigurasi lokal DNS server untuk meletakan zona lokal adalah….
A. /usr/named.conf.local
B. /etc/named.conf.local
C. /etc/bind/named.conf
D. /etc/bind/named.conf.local
E. /etc/bind/conf.local
Jawaban ;D. /etc/bind/named.conf.local
Alasannya: Pada server jaringan komputer berbasis UNIX/LINUX,pengaturan konfgurasi DNS (Domain Name Seer) dan pengaturan jaringan lainya dilakukan dengan BIND (Berkeley Internet Name Domain).
BIND (dan variannya seperti BIND9) adalah server DNS yang
paling umum digunakan di Internet, khususnya pada sistem operasi bertipe UNIX/LINUX
yang secara de facto merupakan standar. sumber:https://brainly.co.id/tugas/10165425


24. Untuk memonitor jaringan komputer, seorang admin jaringan dapat menggunakan software….
A. Sniffs
B. MRTG
C. IPMon
D. NetAdmin
E. NetSpy
Jawaban ;E. NetSpy
Alasannya: Seorang administrator jaringan harus memiliki perangkat
untuk memantau jaringan komputer. Hal yang dipantau oleh program ini adalah
transmisi data keluar masuk jaringan, kondisi server dan pengguna yang
terhubung ke jaringan, serta apakah ada komputer yang seharusnya tersambung
namun terputus.


25. Penulisan IP Address 192.168.100.18 dalam bentuk binary ditulis sebagai berikut ….
A. 11000000.01000000.00100000.00010000
B. 11000000.10100100.00100000.00001000
C. 11000000.01000000.11001000.00000010
D. 11000000.01000000.01100100.00010010
E. 11000000.01000000.01100100.10110100
Jawaban ;B. 11000000.10100100.00100000.00001000
Alasannya:

26. Perintah untuk me-restart SSH Server adalah ….
A. /etc/init.d/ssh restart
B. /etc/ssh restrat
C. /etc/sshd restart
D. /etc/init.d/sshd restart
E. /etc/init.d/open-ssh restart
Jawaban ;D. /etc/init.d/sshd restart
Alasannya: Pada server jaringan komputer berbasis UNIX/LINUX,pengaturan konfgurasi DNS (Domain Name Seer) dan pengaturan jaringan lainya dilakukan dengan BIND (Berkeley Internet Name Domain).


27. Instruksi manakah di bawah ini yang berfungsi mendefinisikan host-host yang diijinkan untuk mengakses Samba server? Sebagai contoh host yang diijinkan adalah host dengan IP 192.168.1.4 dan localhost 127.0.0.1 ….
A. 192.168.1.4 AND 127.0.0.1 ALLOW
B. host allow = 192.168.1.4 127.0.0.1
C. host deny = 192.168.1.4 AND 127.0.0.1
D. hosts 192.168.1.4 127.0.0.1
E. allow 192.168.1.4 AND 127.0.0.1
Jawaban ;A. 192.168.1.4 AND 127.0.0.1 ALLOW
Alasannya: SMBD adalah file server yang akan menghasilkan proses baru untuk setiap client yang aktif sementara NMBD bertugas mengkonversi nama komputer (NetBIOS) menjadi alamat IP sekaligus juga memantau share yang ada di jaringan. Kerja SMBD sendiri diatur melalui file konfigurasi /etc/samba/smb.conf. Dengan membuat file konfigurasi yang tepat, Samba dapat dijadikan file server, print server, domain controller, dan banyak fungsi lainnya. sumber:http://tkjstemsi.blogspot.com/2017/03/pengertian-samba-server-kitamengetahui.html

28. Manakah di bawah ini yang termasuk merupakan algoritma routing jenis distance vector?
A. Interior Gateway Routing Protocol (IGRP)
B. Open Shortest Path First (OSPF)
C. Packet Routing Protocol (PRP)
D. Open Routing Protocol (ORP)
E. Linked Gateway Routing Protocol (LGRP)
Jawaban ;A. Interior Gateway Routing Protocol (IGRP)
Alasannya: tujuan utama dalam menciptakan IGRP adalah untuk menyediakan protokol yang kuat untuk routing dalam sistem otonomi (AS). IGRP memiliki hop maksimum 255, tetapi defaultnya adalah 100. IGRP menggunakan bandwidth dan garis menunda secara default untuk menentukan rute terbaik dalam sebuah internetwork (Composite Metrik). sumber:https://katahugo.wordpress.com/2015/02/15/macam-macam-protokol-routing/


29. Jenis switch ini akan menyimpan semua frame untuk sementara waktu sebelum diteruskan ke host tujuan untuk di cek terlebih dahulu melalui mekanisme CRC (Cyclic Redundancy Check). Switch tersebut adalah….
A. Cut through / Fast Forward
B. Store and Forward
C. Fragment free / Modified cut through
D. Adaptive Switching
E. Distance Delivery Switch
Jawaban ;B. Store and Forward
Alasannya: Switch ini akan menyimpan semua frame untuk sementara waktu sebelum diteruskan ke host tujuan untuk di cek terlebih dahulu melalui mekanisme CRC (Cyclic Redundancy Check). Jika ditemukan error, maka frame akan "dibuang" dan tidak akan diteruskan ke host tujuan.  sumber:http://achmadmauludi.blogspot.com/2012/04/pengertian-dan-fungsi-switch-pada.html

30. Gelombang radio komunikasi yang perambatannya secara garis lurus adalah ….
A. Gelombang Garis Pandang (Line of Sight)
B. Gelombang Transversal
C. Gelombang Tanah
D. Gelombang Ionosfer
E. Gelombang Troposfir
Jawaban ;A. Gelombang Garis Pandang (Line of Sight)
Alasannya: Frekuensi super tinggi (bahasa Inggris: Super high frequency) yang disingkat (SHF) adalah kelompok frekuensi radio dengan rentang antara 3 dan 30 GHz. Frekuensi sangat tinggi juga disebut sebagai gelombang sentimeter karena panjang gelombangnya berkisar dari satu sampai sepuluh sentimeter. Frekuensi ini digunakan oleh stasiun luar angkasa, jaringan LAN nirkabel, radar, satelit komunikasi, parabola, satelit siaran televisi, radio amatir, dan deteksi pesawat bandara (Airport Surveillance Radar). sumber:https://brainly.co.id/tugas/14751536

31. Jika pemasangan lebih dari satu perangkat wifi dilakukan di area yang berdekatan, maka perlu memperhatikan penggunaan channel yang berbeda. Manakah channel pada perangkat wifi (frekuensi  2,4 GHz) yang harus dipilih untuk menghindarkan terjadinya tabrakan/interferensi data?
A. 3 dan 6
B. 5 dan 7
C. 1, 6, dan 11
D. 2 dan 4
E. 7, 8, dan 10
Jawaban ;C. 1, 6, dan 11
Alasannya: Untuk wifi 2.4 GHz, antara Access Point atau perangkat wifi harus berbeda 5 channel. Contohnya jika Access Point A menggunakan channel 1 maka Access Point B harus menggunakan channel 6 dan seterusnya. Untuk wifi 5 GHz, antara Access Point atau perangkat wifi harus berbeda 12 channel. sumber:https://brainly.co.id/tugas/14401091

32. Pemasangan perangkat AP, perlu memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan pemberian alamat IP sebagai berikut, kecuali….
A. Tidak boleh bernilai 0 semua
B. Sebuah host tidak boleh memiliki nomor ID = 0
C. Sebuah host tidak boleh memiliki nomor ID = 255 karena nomor 255 digunakan untuk tes koneksi ke seluruh jaringan
D. Dalam sebuah jaringan tidak boleh ada dua host yang memiliki host ID yang sama
E. Hanya dapat menggunakan satu alamat 32 bit
Jawaban ;E. Hanya dapat menggunakan satu alamat 32 bit
Alasannya:

33. Jenis serangan yang menggunakan banyak host untuk melumpuhkan satu buah host target dalam sebuah jaringan dengan cara menghabiskan sumber yang dimiliki oleh komputer target adalah ….
A. Virus makro
B. DDos
C. Typo
D. Bad Socket
E. Spam
Jawaban ;B. DDos
Alasannya:Serangan DOS (Denial-Of-Service attacks) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang Čšersebut. sumber:http://alfinyusroni.blogspot.com/2013/07/macam-macam-serangan-pada-sistem.html


34. Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk melakukan perawatan jaringan dari berbagai serangan, kecuali…
A. Melakukan patch pada kernel
B. Menutup port jaringan yang terbuka
C. Melakukan set up pencegah penyusupan
D. Mengganti kartu jaringan
E. Melakukan instalasi firewall
Jawaban ;E. Melakukan instalasi firewall
Alasannya:  firewall adalah suatu mekanisme untuk melindungi keamanan jaringan komputer dengan menyaring paket data yang keluar dan masuk di jaringan.
https://ismawardani011.wordpress.com/2012/02/01/memasang-firewall-pada-jaringan-internet/

35. Open system authentication yang mengharuskan klien untuk mengetahui lebih dahulu kode rahasia sebelum mengijinkan terkoneksi dengan perangkat AP adalah ….
A. WEP
B. MD4
C. OpenSSL
D. MD5
E. SHA
Jawaban ;A. WEP
Alasannya: Sebuah standar keamanan jaringan nirkabel. Standar ini memiliki kelemahan-kelemahan dan kemudian digantikan dengan Wi-Fi Protected Access (WPA). Walau memiliki kelemahan-kelemahan, WEP masih tetap digunakan secara luas.https://id.wikipedia.org/wiki/WEP

36. Suatu password yang tersimpan di awal.txt ingin dienkripsi dan disimpan di hasil.txt. Perintah yang tepat untuk kebutuhan tersebut adalah…
A. $ openssl enc –in awal.txt –out hasil.txt
B. $ md5sum enc –e –aes128 –in awal.txt –out hasil.txt
C. $ md5sum enc –e –aes128 –in awal.txt –out hasil.txt
D. $ openssl enc –e –aes128 –in awal.txt –out hasil.txt
E. $ openssl enc –e –aes128 –out awal.txt –in hasil.txt
Jawaban ;D. $ openssl enc –e –aes128 –in awal.txt –out hasil.txt
Alasannya: Suatu password yang tersimpan di awal.txt ingin dienkripsi dan disimpan di hasil.txt .
https://brainly.co.id/tugas/14729048

37. Ketika server komputer tidak merespon permintaan koneksi dari klien setelah beberapa lama. Biasanya terjadi karena adanya firewall, koneksi rendah, dan koneksi terputus atau tidak  terkoneksi. Permasalahan ini akan menghasilkan pesan ….
A. Connection refused
B. Bad Request
C. Socket Error
D. Request timeout
E. Unknown error
Jawaban ;D. Request timeout
Alasannya: RTO adalah ketika komputer server tidak merespon permintaan koneksi dari client setelah beberapa lama (jangka waktu timeout bervariasi).
https://diemasegyp.wordpress.com/2015/02/02/pengertian-ping-request-time-out-destination-host-unreachable-reply-ttl/

38. Suatu perangkat mobile mendeteksi dua sinyal perangkat wifi, tetapi perangkat tersebut tidak satupun berhasil terhubung ke internet karena adanya interferensi. Kegagalan ini disebabkan oleh…
A. Konfigurasi IP address
B. Karena menggunakan frekuensi 2,4 GHz
C. Merk perangkat
D. Lebar data
E. Penggunaan Channel yang sama
Jawaban ;A. Konfigurasi IP address
Alasannya: mungkin karna terjadi masalah di ip address https://support.apple.com/id-id/HT203244

39. Seorang admin mengetikan perintah nslookup www.gotravel.id, tetapi yang muncul adalah pesan
connection timeout. Hal tersebut karena….
A. Salah pengetikan alamat domain
B. Alamat yang dituju belum disimpan di file konfigurasi
C. Kesalahan pada file lokal
D. Kabel jaringan belum terpasang dengan benar
E. Firewall yang aktif
Jawaban ;A. Salah pengetikan alamat domain
Alasannya: fungsi dari nama domain adalah untuk mempermudah pengunjung dalam mengakses dan mengingat alamat website Anda
https://belajarbisnisinternet.com/pengertian-domain-hosting-serta-hubungan-antara-keduanya/

40. Berikut ini merupakan prinsip dari hak kekayaan intelekstual (HAKI), kecuali….
A. Prinsip Keadilan
B. Prinsip Ekonomi
C. Prinsip Sosial
D. Prinsip Kebudayaan
E. Prinsip Intelektual
Jawaban ;E. Prinsip Intelektual
Alasannya: Prinsip-prinsip yang terdapat dalam sistem HaKI untuk menyeimbangkan kepentingan individu dengan kepentingan masyarakat adalah sebagai berikut :
Prinsip – prinsip yang terdapat dalam hak kekayaan intelektual adalah prinsip ekonomi, prinsip keadilan, prinsip kebudayaan, dan prinsip social.

NB : Jawaban serta alasanya di jelaskan secara rinci dan benar sesuai jawabanya!!!